BACABAIK.com – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bulukumba diwarnai laga persahabatan unik antara tim Eksekutif dan Legislatif. Kedua tim bertarung dalam pertandingan sepakbola dengan mengenakan sarung di Stadion Mini Bulukumba, Minggu (16/8/2026).
Laga tersebut menjadi tarung ulang setelah pertandingan serupa digelar pada peringatan HUT ke-80 RI tahun 2025 lalu. Saat itu, tim Eksekutif berhasil mengalahkan Legislatif dengan skor 3-2.
Namun, hasil berbeda terjadi tahun ini. Tim Legislatif sukses membalas kekalahan dengan menundukkan Eksekutif 3-1.
Tiga gol Legislatif masing-masing dicetak Samsir dari PKB sebanyak dua gol dan H. Safiuddin dari PKS. Sementara satu-satunya gol Eksekutif disumbangkan Asisten Ekonomi Pembangunan, HM Daud Kahal.
Tim Eksekutif tampil dengan kostum berwarna hitam dan diperkuat sejumlah unsur Forkopimda, termasuk Dandim 1411 Bulukumba dan Kalapas Bulukumba. Sementara tim Legislatif mengenakan kostum biru muda.
Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, turut memperkuat tim Eksekutif. Sementara dari kubu Legislatif, Wakil Ketua DPRD Bulukumba Fahidin HDK dan Syahruni Haris ikut ambil bagian.
Sejumlah legislator muda juga masuk dalam line-up, di antaranya Efhi Wahyudi Masri (Gerindra), Anhar Sakti (Hanura), dan Fuad Arafah (PKS).
Ketua Komisi IV DPRD Bulukumba, H. Syamsir Paro, yang ikut bermain mengaku menikmati pertandingan tersebut. Menurutnya, sepakbola sarung bukan sekadar pertandingan, tetapi juga menjadi hiburan bagi masyarakat dalam menyambut kemerdekaan.
“Pertama ajang hiburan. Kemudian mengekspresikan kemerdekaan, peran kita sekaligus menjadi tontonan menarik bagi masyarakat,” kata Syamsir Paro.
Salah seorang penonton, Andi Candra, mengaku terhibur menyaksikan pertandingan tersebut. Ia menilai laga antara Eksekutif dan Legislatif menunjukkan kekompakan sekaligus menghadirkan hiburan bagi masyarakat.
“Pokoknya seru. Ada hiburan tersendiri. Makanya saya nonton sampai akhir,” ungkapnya.
Sementara itu, HM Daud Kahal mengatakan pertandingan sepakbola sarung merupakan bagian dari rangkaian Semarak Kemerdekaan RI ke-81. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk kegembiraan dan rasa syukur sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Daud juga sempat menyinggung sejumlah insiden di dalam pertandingan. Ia menilai terdapat dua pelanggaran terhadap pemain tim Eksekutif di dalam kotak penalti yang menurutnya layak diberikan hukuman penalti.
“Kami menilai ada dua kali striker Forkopimda/Pemkab dilanggar di kotak penalti, namun wasit berpandangan lain dan tidak memutuskan penalti,” ujarnya.
Pertandingan berlangsung meriah. Suporter kedua tim terus memberikan dukungan dari luar lapangan. Bahkan, legislator perempuan Hj. Astati Tajuddin (Golkar/Wakil Ketua Komisi IV) dan Nurlina (PKB/Anggota Komisi IV) ikut menyawer pemain Legislatif yang berhasil mencetak gol.
Laga tersebut turut disaksikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba Hj. Andi Herfida Muchtar, Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun Khadijah, serta istri Dandim 1411 Bulukumba dan istri Kapolres Bulukumba.
Menariknya, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf yang tahun lalu ikut memperkuat tim Eksekutif saat menang 3-2, kali ini tidak tampil. Tanpa kehadiran Andi Utta, sapaan akrabnya, tim Eksekutif harus mengakui keunggulan Legislatif dengan skor 1-3.
Sebelumnya, rangkaian pertandingan sepakbola sarung juga digelar antarpemerintah daerah melalui pertandingan antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dengan sistem gugur di lapangan sepakbola Oentoeng Space.
Dalam pertandingan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) keluar sebagai juara setelah mengalahkan Dinas Kesehatan dengan skor 3-1 pada partai final. (Mad)








