BACABAIK.com — Kepedulian sosial bisa dimulai dari hal sederhana. Pesan itulah yang coba dibangun Pengurus PKK Desa Bontosunggu melalui gerakan “Sedekah Segenggam Beras” dan “Celengan Kebaikan” bagi para pengurus PKK.
Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan budaya berbagi sekaligus mendukung gerakan peduli Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan masyarakat.
Melalui gerakan ini, para pengurus PKK diajak menyisihkan sebagian rezeki secara rutin dan ikhlas. Sedekah yang dikumpulkan berupa beras maupun uang melalui celengan kebaikan.
Ketua TP PKK Desa Bontosunggu, Nur Fatiha mengatakan, gerakan tersebut tidak melihat besar kecilnya sedekah yang diberikan. Menurutnya, yang terpenting adalah kemauan untuk berbagi dan membantu sesama.
“Sedekah tidak harus menunggu banyak. Segenggam beras dan sedikit yang kita sisihkan dari rumah, kalau dilakukan bersama-sama, insyaallah bisa menjadi manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kebiasaan sederhana tersebut dapat terus tumbuh di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Yang kami ingin bangun adalah kebiasaan berbagi. Mungkin bagi kita hanya segenggam beras atau sedikit uang yang disisihkan, tetapi bagi orang lain bisa sangat berarti,” katanya.
Hasil pengumpulan sedekah tersebut selanjutnya disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Bulukumba untuk dikelola dan dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan keagamaan serta aksi sosial bagi masyarakat Desa Bontosunggu.
Kolaborasi PKK Desa Bontosunggu bersama BAZNAS Kabupaten Bulukumba diharapkan dapat menjadi contoh bahwa gerakan ZIS dapat dimulai dari lingkungan terkecil.
Sebab, kebaikan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Dari segenggam beras, tumbuh kepedulian. Dari celengan kecil, lahir kebaikan yang diharapkan terus memberi manfaat bagi masyarakat. (Mad)








