BACABAIK.com — Polres Bulukumba mengerahkan 167 personel gabungan dari Polres dan jajaran Polsek untuk mengamankan pelaksanaan Festival Pinisi ke-XVI Tahun 2026 yang berlangsung pada 15–17 Oktober 2026 di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Pengerahan personel tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian Festival Pinisi 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar. Pengamanan juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, peserta kegiatan, serta wisatawan yang menghadiri festival budaya tahunan tersebut.
Festival Pinisi 2026 menghadirkan beragam atraksi budaya dan tradisi lokal yang menjadi daya tarik pariwisata Kabupaten Bulukumba. Sejumlah agenda yang dijadwalkan antara lain prosesi Adingingi di Kecamatan Kajang, karnaval budaya, tradisi Anyorong Lopi, serta pertunjukan seni tari dan musik tradisional.
Adapun sejumlah lokasi menjadi pusat kegiatan festival, di antaranya kawasan adat Kajang, Kecamatan Bonto Bahari, Lapangan Pemuda, dan kawasan Pantai Merpati Bulukumba.
Ratusan Personel Disiagakan
Kasi Humas Polres Bulukumba, Iptu Rahmat Kurniawan, mengatakan pengerahan 167 personel tersebut merupakan bentuk kesiapan kepolisian dalam mendukung kelancaran dan keamanan penyelenggaraan Festival Pinisi ke-XVI Tahun 2026.
“Sebanyak 167 personel Polres dan jajaran Polsek kami turunkan untuk melaksanakan pengamanan di sejumlah titik kegiatan. Kami berupaya memastikan seluruh rangkaian Festival Pinisi berlangsung aman dan kondusif, sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati setiap kegiatan dengan nyaman,” jelasnya.
Menurut Rahmat, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis sesuai kebutuhan pengamanan. Fokus pengamanan meliputi lokasi keramaian, jalur yang dilalui peserta karnaval, serta area yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama festival berlangsung.
Polres Bulukumba juga mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Pengunjung diminta mematuhi arahan petugas, menjaga keselamatan diri, serta memperhatikan barang bawaan masing-masing.
“Festival Pinisi bukan hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan tradisi lokal, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan potensi pariwisata Bulukumba kepada masyarakat luas. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” tutup Iptu Rahmat.
Melalui pengamanan terpadu ini, Polres Bulukumba berkomitmen mendukung kesuksesan Festival Pinisi 2026 sebagai agenda budaya kebanggaan daerah. Upaya tersebut sekaligus menjadi wujud kehadiran Polri yang humanis dan profesional dalam memberikan pelayanan serta menjaga keamanan masyarakat selama festival berlangsung. (Mad)








