BACABAIK.com – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan peletakan batu pertama pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi sekunder di Desa Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Senin (15/6/2026).
Proyek irigasi yang diproyeksikan menelan anggaran APBN sekitar Rp10 miliar tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan memperluas areal persawahan yang mendapatkan pasokan air.
Kepala Desa Bontonyeleng, Andi Baso Mauragawali, menyebut kunjungan Gubernur Sulsel menjadi momen bersejarah bagi masyarakat desa. Menurutnya, ini merupakan kali pertama Desa Bontonyeleng menerima kunjungan langsung seorang gubernur.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Gubernur dan bantuan pembangunan irigasi ini. Manfaatnya tentu sangat besar bagi petani,” ujarnya.
Andi Baso Mauragawali yang akrab disapa Opu menjelaskan, proyek yang didanai melalui APBN tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap sektor pertanian di wilayahnya.
Berdasarkan hasil kajian konsultan, luas lahan persawahan yang dapat terairi diperkirakan meningkat dari sekitar 700 hektare menjadi lebih dari 800 hektare setelah proyek selesai.
Ia menambahkan, kawasan tersebut sebenarnya telah memiliki jaringan irigasi. Namun, kondisi saluran yang ada belum mampu mengalirkan air secara optimal ke seluruh lahan pertanian.
Sementara itu, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman berharap pembangunan dan rehabilitasi irigasi dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para petani untuk meningkatkan hasil produksi pertanian.
“Kita harapkan dengan irigasi yang lebih baik, produktivitas pertanian meningkat dan masyarakat petani semakin sejahtera,” kata Andi Sudirman.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur irigasi yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Bulukumba, khususnya di Desa Bontonyeleng dan wilayah sekitarnya. (Mad)








