BACABAIK.com – Jurnalis Ahmad Zuhri resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Kecamatan Gantarang periode 2026–2029 dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) ke-15 yang digelar di Aula Kantor Desa Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sabtu (4/7/2026).
Ahmad Zuhri terpilih secara aklamasi setelah bakal calon lainnya, Andi Aprisal Wahyudi, kader HMI, memutuskan mengundurkan diri dari proses pencalonan sebelum pemilihan berlangsung.
Koordinator Muscam KNPI Kecamatan Gantarang, Sudirman, mengatakan seluruh rangkaian musyawarah berjalan tertib, aman, dan kondusif. Ia mengapresiasi antusiasme para peserta yang mengikuti proses persidangan hingga selesai.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga Muscam KNPI Kecamatan Gantarang dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan secara mufakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPK KNPI Kecamatan Gantarang terpilih, Ahmad Zuhri, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang lebih solid dan mampu menjadi wadah pengembangan potensi pemuda di Kecamatan Gantarang.
Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan adalah menyusun struktur kepengurusan yang profesional dan representatif. Selanjutnya, DPK KNPI Gantarang akan melakukan pendataan atau membangun database pemuda sebagai dasar dalam menyusun program kerja yang tepat sasaran.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Dalam waktu dekat kami akan menyusun kepengurusan, kemudian membangun database pemuda Gantarang agar setiap program KNPI benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan potensi generasi muda,” kata Ahmad Zuhri.
Diketahui, Ahmad Zuhri merupakan jurnalis aktif di Kabupaten Bulukumba. Sebelum terpilih sebagai ketua, ia menjabat sebagai Sekretaris DPK KNPI Kecamatan Gantarang pada periode sebelumnya.
Muscam KNPI Kecamatan Gantarang ke-15 dibuka oleh perwakilan Pemerintah Kecamatan Gantarang, Andi Romy, serta dihadiri Kepala Desa Bontonyeleng, Andi Baso Mauragawali, bersama sejumlah perwakilan organisasi kepemudaan dan tokoh masyarakat. (Mad)








