BACABAIK.com — Panggung pesta pernikahan yang berdiri di bahu Jalan Poros Bulukumba-Sinjai, tepatnya di Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, menuai sorotan. Keberadaan panggung berukuran besar tersebut dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas pada jalur nasional, Jumat (26/6/2026).
Pantauan di lokasi menunjukkan sebagian bahu jalan digunakan untuk mendirikan panggung hiburan. Kondisi itu diperparah dengan banyaknya kendaraan tamu yang terparkir di sekitar area hajatan sehingga menyebabkan antrean kendaraan dan perlambatan arus lalu lintas.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penyelenggara kegiatan diduga tidak menyampaikan pemberitahuan kepada instansi terkait, termasuk Satuan Lalu Lintas Polres Bulukumba, Dinas Perhubungan Kabupaten Bulukumba maupun pihak kepolisian yang menangani perizinan keramaian.
Kasat Lantas Polres Bulukumba, AKP H. Muh. Nawir, mengaku belum mengetahui keberadaan panggung yang berdiri di bahu jalan nasional tersebut.
“Saya tidak tahu. Nanti saya suruh anggota cek di sana,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bulukumba, Andi Idham Chalid, mengatakan pihaknya tidak pernah menerima pemberitahuan ataupun menerbitkan izin terkait penggunaan lokasi tersebut.
“Itu bukan wewenang kami karena itu jalan nasional,” katanya.
Menurut Idham, personel Dishub yang berada di lokasi hanya bertugas membantu mengurai kepadatan kendaraan.
“Kalau izin bukan di kami. Kami hanya mengatur kendaraan supaya tidak macet,” tambahnya.
Di sisi lain, Kasat Intelkam Polres Bulukumba, AKP H. Mulyadi, menegaskan pihaknya tidak pernah menerbitkan izin keramaian untuk kegiatan pesta pernikahan yang menggunakan area di sekitar jalan nasional tersebut.
“Kalau sesuai prosedur harusnya ada izin keramaian, tapi itu tidak pernah kami terbitkan,” tegasnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, hajatan tersebut merupakan pesta pernikahan yang digelar oleh salah satu tokoh masyarakat di Desa Taccorong. Acara disebut akan berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan musik elektone.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara terkait penggunaan bahu jalan nasional sebagai lokasi pendirian panggung. (Mad)








