Reses Ala Anak Muda, Syahruni Tampung Aspirasi Pemuda Soal Skill dan Peluang Kerja

Avatar photo
Syahruni Haris, Wakil Ketua DPRD Bulukumba, saat melaksanakan reses di Warkop 47 Bulukumba, Kecamatan Ujung Bulu. (Pribadi)

BACABAIK.com — Wakil Ketua DPRD Bulukumba, Syahruni Haris, menggelar reses masa persidangan III tahun sidang 2025–2026 di Warkop 47, Jalan Bakti Adiguna, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Jumat (22/5/2026) malam.

Kegiatan yang dikemas santai tersebut dihadiri ratusan warga, mayoritas kalangan pemuda. Dalam dialog itu, berbagai isu dibahas mulai dari persoalan sosial, ekonomi, pengembangan sumber daya manusia hingga peluang kerja bagi generasi muda di Bulukumba.

Dalam sambutannya, Syahruni mengajak pemuda agar aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah serta bijak menggunakan media sosial.

“Pemuda hari ini harus menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi di media sosial. Jangan mudah terprovokasi dan jangan pula menjadi provokator. Kritik kepada pemerintah tentu boleh, tetapi harus konstruktif, memberikan solusi, dan bertujuan membangun daerah,” ujar Syahruni.

Ketua DPC Partai Gerindra Bulukumba itu menilai daerah memiliki banyak anak muda yang kreatif dan berpotensi berkembang di berbagai bidang. Karena itu, menurut dia, energi generasi muda perlu diarahkan ke aktivitas produktif yang mendukung pembangunan daerah.

“Bulukumba punya banyak anak muda yang cerdas dan kreatif. Tinggal bagaimana potensi itu diarahkan untuk membantu pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Pemilihan warkop sebagai lokasi reses disebut sengaja dilakukan untuk mendekatkan ruang dialog dengan kalangan muda. Konsep diskusi terbuka di tempat nongkrong dinilai lebih efektif menyerap aspirasi secara langsung.

Dalam sesi dialog, salah seorang peserta reses, Isranda, menyampaikan harapan agar pemerintah dan DPRD memperbanyak pelatihan teknis bagi pemuda sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

Menurut dia, banyak anak muda memiliki keterampilan, namun belum mendapatkan ruang pelatihan dan pendampingan yang memadai sehingga potensi tersebut belum berkembang maksimal menjadi peluang kerja maupun usaha.

“Kami berharap pemerintah dan DPRD bisa mendorong lebih banyak pelatihan teknis bagi pemuda sesuai bidang dan kemampuan masing-masing. Banyak anak muda sebenarnya punya skill, tetapi belum difasilitasi dengan baik,” ujar Isranda.

Ia menilai peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu langkah penting dalam menekan angka pengangguran di daerah.

Menanggapi hal tersebut, Syahruni menyebut pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah mendorong berbagai program yang berorientasi pada pembukaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi masyarakat.

Salah satu program yang dinilai membuka peluang bagi generasi muda adalah pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai daerah.

“Pemerintah pusat saat ini banyak melahirkan program yang orientasinya membuka peluang kerja dan memperkuat ekonomi masyarakat. Salah satunya program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tentu membutuhkan SDM muda dengan kemampuan manajerial dan inovasi,” katanya.

Syahruni memastikan aspirasi terkait pelatihan teknis akan didorong melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait agar pengembangan potensi pemuda di Bulukumba berjalan lebih terarah.

“Kita akan dorong aspirasi ini karena peningkatan kualitas SDM pemuda sangat penting. Potensi anak muda Bulukumba besar dan harus diberi ruang berkembang agar mampu bersaing serta menciptakan peluang ekonomi baru,” ujarnya.

Reses berlangsung dalam suasana akrab. Sejumlah pemuda tampak aktif menyampaikan masukan terkait pendidikan, lapangan kerja, pengembangan usaha kreatif hingga dukungan pemerintah terhadap aktivitas positif generasi muda di Bulukumba. (Mad)

banner 120x600