BACABAIK.com – Seorang pria berinisial MR (23), warga BTN Polewali Mas, Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, diamankan jajaran Polsek Rilau Ale setelah diduga mencuri katalis knalpot mobil ambulans milik Pemerintah Desa Karama.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 01.00 WITA di Dusun Buhung Luara, Desa Karama, Kecamatan Rilau Ale. Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polsek Rilau Ale sekitar pukul 02.30 WITA untuk ditindaklanjuti.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Andi Imran Hamid, menjelaskan bahwa ambulans milik Pemerintah Desa Karama saat itu sedang terparkir di rumah MA (54), warga Dusun Buhung Luara.
Aksi pencurian terungkap setelah seorang saksi berinisial YP (25) mendengar suara sepeda motor berhenti di depan rumahnya. Karena curiga, saksi kemudian mengintip dari jendela dan melihat dua pria berada di sekitar ambulans yang terparkir.
“Saksi melihat salah seorang pelaku sedang membuka dan melepas katalis knalpot mobil ambulans tersebut. Mengetahui hal itu, saksi segera menghubungi pelapor MA untuk memberitahukan adanya aksi pencurian,” kata AKP Andi Imran Hamid, Jumat (12/6/2026).
Setelah menerima informasi tersebut, saksi bersama pelapor mendatangi lokasi kejadian dan berhasil mengamankan MR. Sementara seorang terduga pelaku lainnya yang diketahui berinisial MI berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran polisi.
Pemerintah Desa Karama selaku pemilik kendaraan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Dari tangan terduga pelaku, polisi menyita satu unit katalis knalpot ambulans yang diduga hasil curian serta satu buah kunci inggris yang digunakan untuk melepas komponen kendaraan tersebut.
Menurut AKP Andi Imran Hamid, MR diamankan setelah terlebih dahulu ditangkap oleh warga saat sedang menjalankan aksinya.
“Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Rilau Ale guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pencarian petugas,” pungkasnya. (Mad)








